Yang Cantik Yang Berprestasi


Yang Cantik yang Berprestasi

Kediri, 29 Juli 2010
Beauty, Brain, Behavior. Itulah syarat utama yang harus dimiliki para finalis Putri Linkungan 2010 tingkat SMA se-eks Karisidenan Kediri. Menurut Denna Sabella Abatha, finalis Putri Lingkungan dari SMAN 7, mempunyai paras cantik dan materi tidaklah cukup untuk menjadikannya sebagai Putri Lingkungan. “Semua finalis harus mempunyai kehlian dan talenta”, kata Denna. Sifat cinta lingkungan juga harus tumbuh dalam diri para finalis Putri Lingkungan.

Saat ini, perasaan bangga tengah menyelimuti sepuluh finalis yang telah terpilih berdasarkan seleksi – seleksi yang ketat. Mereka akan mengikuti tahap final pada tanggal 31 Juli mendatang yang bertempat di Gedung IKCC. Di tahap final akan dipilih empat finalis yang berhak mendapatkan predikat sebagai juara satu, juara dua, juara tiga, dan juara favorit. Juara favorit dipilih berdasarkan polling SMS terbanyak, sedangkan ketiga juara umum dipilih berdasarkan penilaian dari para juri.

Setelah penobatan Putri Lingkungan 2010, tugas dan tanggung jawab menanti mereka. Putri Lingkungan 2010 harus mempunyai program kerja selama menjadi Putri Lingkungan. Program – program kerja tersebut bertujuan untuk menggerakkan masyarakat akan kesadarannya menjaga lingkungan. “Saya ingin agar masyarakat dapat mencintai lingkungan, salah satunya dengan membuang samapah pada tempatnya dan dapat mendaur ulang sampah menjadi barang – barang yang berguna”, begitulah harapan Denna. Cinta terhadap lingkungan, tidak hanya menyangkut masalah kebersihan saja. Kita juga harus peduli terhadap teman – teman di sekitar kita yang masih kurang beruntung, seperti anak jalanan.(dap)

Goes to Perang Mading IV

Goes to Perang Mading IV


Kediri, 28 Juli 2010
Hari ini sekitar pukul dua siang, kesibukan tampak terlihat di dalam Gedung IKCC, Hotel Insumo. Tampak crew madding dari 48 sekolah, sibuk mempersiapkan karya mading mereka. Salah satunya dari SMA Katolik Santo Agustinus yang membawakan obsesi tentang kehidupan remaja dan kenakalan remaja masa kini. Mereka ingin mengubah kehidupan remaja masa kini untuk menjadi lebih baik.

Lain sekolah, lain pula obsesi mereka. SMKN 1 Kediri berobsesi menjadikan generasi muda untuk melestarikan kebudayaan Indonesia yang sudah banyak di claim oleh negara lain. Mereka menggunakan miniature Candi Borobudur sebagai icon Indonesia di mata Internasional.

Tak kalah menarik, SMA Wakhidiyah yang baru pertama kali mengikuti event ini. Mereka merasa bangga dan tidak pernah membayangkan sebelumnya, bahwa mereka akan masuk dalam Final Party. Mading mereka berjudul Be The One With This Ship yang berobsesi tentang keinginan untuk menjadi nomor satu dalam hal menempuh pendidikan.
Para finalis berlomba membuat mading mereka semenarik mungkin. Mayoritas dari mereka menggunakan bahan daur ulang sebagai bahan utama mading mereka. Mereka juga berharap agar mading mereka menjadi yang terbaik dan dapat mengharumkan nama besar sekolah. Selain itu, mereka ingin menjadikan mading mereka bermanfaat untuk seluruh kalangan.(dap)